Sebenarnya, alasan saya bikin page (blog)

kayak gini, dulu, adalah biar saya bisa menulis. Buat sarana saya menulis. Menulis apa? Ya apa saja. Mungkin tentang linguistik, buku, atau film-film yang saya tonton.

Atau, setidaknya saya biar tidak lupa-lupa amat dengan cita-cita saya dahulu kala; bisa nulis.

Tapi tentu saja, hal itu sulit sekali saya lakukan. Boro-boro bisa mbahas salah satu hal di atas, lha wong update sekedar satu dua kalimat saja tidak pernah. Serasa tak ada energi, hilang semua itu pikiran.

Yang ada, page ini jadi monumen olok-olok saya kepada diri saya sendiri. Sok iyes lu? 🤣. Sok pengen mbahas ini itu. Sok pengen bisa nulis. Sok wow lah,

Dan beruntungnya saya, saat mudik tahun ini saya dan keluarga kecil saya bisa singgah beberapa jam di jogja. Bisa menikmati sarapan gudek dan suasanya yang begitu lah; njogja. Tidak lupa, kami juga berkesempatan mampir di TogaMas jl. Afandi yg dulu peenah jadi salah satu destinasi pacaran saya dan istri.

Beruntung lagi, saya menemukan buku “Para Bajingan yg Menyenangkan” Puthut EA yg saya beli saat saya mau pulang. Saat saya mengantri penyampulan buku. Tanpa pikir panjang, Beli!

Ditambah dengan buku “Buku Catatan Untuk Calon Penulis” (yg saya beli sebelumnya lewat PO) ini, keberuntungan saya kian bertambah-tambah.

Maka, saya sekarang tidak muluk-muluk mau bahas ini itu. Sesuai perintah pertama buku ‘catatan’ (yang literally” catatan karena hampir semua halamannya kosong dan cuma berisi instruksi menulis) itu, saya kini mulai belajar menulis. Mencoba saja, tak peduli yg lain.

Semoga saja bisa istiqamah, 😁

Varakah varakah.

linguispekok Avatar

Published by

Categories:

Leave a comment