Hari minggu dan saya bahagia sekali.

Apa pasal? Tentu saja Liverpool menang, sudah tujuh pertandingan tak terkalahkan di awal musim. Sapu bersih semua pertandingan, dan melanjutkan kemenangan beruntun 16 kali di ajang Liga Primer.

Walaupun menang, tapi ada dua catatan, setidaknya yg bisa saya hadirkan ke sidang pembaca sekalian. Bhaaa. Kaya eneng seng maca bae!

Pertama, Henderson.

Henderson ini, kapten Liverpool yang bahkan oleh si Paul Maych (Redmen tv, kanal berita fans liverpool) dia dibilang tidak mendapatkan cukup respek dari fans Liverpool.

Sosok Gerrard sebagai kapten sebelumnya, dan kemampuan average si Hendo ini yang bisa kita kambing hitamkan. Gerrard yg begitu flamboyam di lini tengah Liverpool tentu tidak mudah digantikan. Skill, leadership, dan aura yang Gerrard miliki tidak bisa ditiru oleh suksesornya.

Selain itu, dalam diri Hendo sendiri, fans Liverpool juga sudah mentok dalam hal pengarep-arep. Mentok! Hendo ya potensinya cuma segitu.

Benar bahwa, defend ability nya OK. Tenacious, lalu pressingnya juga gilani. Tapi, kalau urusan passing, 😭. Teman saya si Muhajir entuh, malah sudah njuluki Hendo ini si tukang Backpass.

Dan ini terlihat betul di pertandingan semalam, beberapa kali dia salah umpan. Bahkan sekali, membuat Sheffield utd bisa melakukan serangan balik cepat. Syem, pekok! Umpat saya.

Si Hedo ini, kayaknya sedang dicoba berperan seperti pertandingan sebelumnya, saat dia dan Mo Salah sering melakukan tandem serangan, mendobrak sisi kiri pertahanan musuh dengan melakukan one-two touch denga Salah. Menusuk.

Itu rencananya. Di pertandingan sebelumnya, ok. Semalam, salah umpan dan beberapa kali Liverpool diserang. Maka, diapun ditarik keluar. Ahirnya, batin saya.

Maka, saya kemudian bersyukur. Yg pekok sudah diganti.

E, lha kok. Saat Wijnaldum yg berdiri di depan kotak pinalti melihat bola kedua mendatanginya, ia kemudian melakukan first time shot. Bola berjalan tidak terlalu keras. Posisi kiper tepat, lurus dengan arah datangnya bola. Ia lalu mencoba menangkapnya.

Untunge, kiper bikin blunder. Bola lolos lewat selangkangan, lalu masuk. Saya lalu berujar, ‘lak tenan. Lek seng pekok wes metu, iso dadi Gol’.

Batin saya seketika berhenti saat melihat nama kiper itu, Jingan!

Jenenge pada: Henderson!

Ternyata masih ada pekok lain yg belum keluar dari lapangan.

Hal kedua: tim pemenang selalu mendapatkan 3 poin walau saat bermain jelek.

Salah satu hal penting yang saya pelajari dari bal-balan adalah menang itu: penting!

Kemenangan dan 3 poin adalah tujuan utama setiap tim. Dalam usaha mendapakan 3 poin ini, sebuah tim seringkali mendapatkannya dengan mudah, dan seringkali pula mereka mendapatkannya dengan susah payah, ditambah sedikit keberuntungan.

Kalau bisa menang mudah terus sih ok, tapi kalau angin-anginan? Dan angin-anginan ini yang sudah jadi tren Liverpool sejak dulu. Sekarang menang, besok kalah, lalu imbang terooss. Menang lagi setelah agak lama. Begitu terus.

Tapi, seperti halnya perasaan lega saat Hndo ditarik keluar, nasib mujur Liverpool saat ini juga membuat saya tenang. Rentetan kemenangan yg didapat liverpool tidak semuanya berlangsung mulus. Beberapa malah terkesan ‘beruntung’. Contohnya ya, pertandingan lawan sheffield utd semalam.

Liverpool semalam memang bermain menyerang. Seperti biasa. Tapi, sheffield yang menerapkan taktik disiplin bertahan sambil melakukan serangam balik sporadis, mampu memasa Liverpool bermain imbang tanpa gol di jeda pertandingan. Padahal, Liverpool selalu mencetak gol di babak pertama di pertandingan-pertadingan sebelumnya.

Kreatifitas lini tengah yang minim, penyerang-penyerang yang dijaga ketat,ditambah Hendo yang bikin blunder terus, lengkap sudah syarat Liverpool kehilangan poin, cuma dapat 1 poin atau tidak sama sekali.

Tapi nyatanya, Liverpool tetap menang. Walau, tidak bermain dalam performa terbaik.

Dan itu sudah bikin saya tenang, karena setidaknya syarat-syarat untuk bisa mengangkat tropi Liga Inggris sudah sedikit demi sedikit terpenuhi. Kalaupun gagal lagi, tak masalah. Liverpool sudah sering gagal, fansnya sudah terbiasa.

Dan ingat! “Masih ada tahun selanjutnya”

linguispekok Avatar

Published by

Categories:

Leave a comment