Ini film yg baru saja saya tonton, dan rasanya ingin sekali saya bagi ke semua orang. Biar kalau ada yg tertarik, bisa langsung nonton. Dan kalau merasa tidak ok dg ceritanya, bisa menghindari film ini dan cari yg lain. Eman-eman waktu sejam-an lebih kalau digunakan nonton film yg gal disukai.
Tapi, jika Anda suka film yg ber-genre bom-boman, mending langsung skip aja ini film. Film-e gak kenal seru-seru an kayak gitu.
PLOT
Bagaimana cerita film ini? Bagaimana alurnya?
Saya sendiri lupa siapa nama tokoh utamanya. Tapi, film ini bercerita tentang seorang asisten di sebuah perusahaan yg kelihatannya sedang mengalami permasalahan eksistensi. Halah opo iki.
Jadi, si perempuan ini (walau seorang lulusan universitas yg ok) di sepanjang film hanya melakukan pekerjaan remeh temeh saja. Dia datang pertama, menghidupkan lampu, mengecek suply pantri, merapikan ruangan Bos, mencuci piring bekas makan karyawan lain, memfoto copy berkas rapat, menerima telpon dari istri Bos, mengatur jadwal bos dan memastikan semua keperluannya.
Hanya begitu saja cerita film ini. Lalu, apa masalahnya? Apa konfliknya?
Saat si asisten ini, membersihkan ruangan bosnya, ia seringkali mendapati barang-barang kecil, semisal anting, yg ternyata milik perempuan-perempuan yg ditiduri bosnya.
Perilaku bosnya ini kemudian menjadi keresahan si asisten. Apalagi, tiba-tiba ada seorang perempuan cantik dari luar kota, yg hanya mantan pramuniaga, yg tiba-tiba diangkat menjadi asisten seperti dirinya. Perempuan ini kemudian mendapatkan fasilitas yg ok, tinggal di hotel, tidak melakukan pekerjaan apapun, karena memang dia ada hanya sebagai ‘cewek’ bosnya.
Karena resah dengan perilaku bosnya ini, ia mencoba melapor ke ‘hrd’. Ia menceritakan semuanya. Tentang perilaku bosnya, tentang si asisten baru, dan bagaimana ia merasa hal itu semua tidak benar.
Alih-alih,, h
Hadeh, kok duowi ternyata. Sek laah lanjut mengko maneh
Leave a comment