linguispekok

  • Standar Bahagia (2)

    Saya sangat bahagia hari-hari ini. Karena apa? Anak kedua saya, perempuan, akhirnya bisa berjalan. Saat saya temani beberapa hari ini dia sudah bisa melangkah lebih dari tujuh jangkah. Jatuh, lalu bangun lagi. Jalan lagi. Terus seperti itu. Dia berjalan sambil… Continue reading

  • Menjadi Liverpudlian (abal-abal)

    Sabtu (30/8) kemarin Liverpool bisa membantai Burnley 0.3 di turf Moor, markas klub Burnley. Dari pertandingan itu ada beberapa catatan yang menarik perhatian dan bolehlah kalau ditulis sebagai pembombong hati diri saya yang sebagai penggemar liverpool lebih sering kecewa, bersedih… Continue reading

  • Sony dan KKN Desa Penari

    Saya sebenarnya sudah mencoba untuk menulis seputar kkn desa penari, sebuah cerita yang viral akhir-akhir ini. Dan kesemua usaha saya gagal. Tak jadi tulisan, hanya rasa mengganjal yang aneh dan tidak mengenakkan. Seperti saat jatuh tempo hutang datang dan saya… Continue reading