MY STORY
-
Emak dan Restunya (1)
Saya baru bisa nulis ini malam hari, sekarang. Karena seharian harus wira-wiri di kampus. Dari jam tujuh pagi sudah harus ke rumah direktut Pusat Bahasa untuk nganter ‘penumpang’ gelap acara debat bahasa inggris. Lanjut ke kampus menjadi badal abal-abal buat… Continue reading
-
Saya dan Bioskop
Saya dan bioskop tidak begitu akrab, baik dulu maupun sekarang. Dulu saat kuliah saya mit-amit sama ini tempat. Bukan karena saya tak suka film, tapi karena saya tak punya uang. Daripada buat beli tiket, uangnya bisa saya buat makan dua… Continue reading
-
Pikun Dini
Suatu ketika, teman saya dengan terburu-buru mendatangi konter suatu jasa pengiriman barang. Tanpa babibu, dia langsung bertanya: “Mbak, ada kacamata tertinggal di sini?” “Maaf, Pak?” “Kacamata saya tidak ada, mungkin tertinggal di sini” Mbak penjaga konter menunjuk kepala teman saya… Continue reading